Inikah Bukti Dugaan Penipuan Pablo Putera Benua? Astaga, Kerugiannya Mencapai… – Fajar Seleb
News

Inikah Bukti Dugaan Penipuan Pablo Putera Benua? Astaga, Kerugiannya Mencapai…

KABAR  investasi bodong milik suami Rey Utami, yakni Poblo putera benua makin diperjelas.

Hal ini mulai terkuak setelah beberapa hari lalu tepat pada tanggal 13 maret 2017, Poblo dilapokan oleh 4 investor dari PT Benua Indonesia.

Yang bersangkutan disebut telah memalsukan sejumlah dokumen perusahaan.

Yang terbaru, fakta dugaan penipuan ini kembali dibeberkan dengan sejumlah kerugian yang berkisar Rp 4.080.000.000.

Kabar ini mulai menjadi pembicaraan netizen. Akun Lambe Turah mulai membeberkan fakat-fakta gelar perkara Poblo Putera Benua lewat postingannya di intagram yang dikutip dari abloputerabenuahalu.wordpress.com. 

Berikut penjelasannya.

FAKTA Untuk kasus “Dugaan” Tindak Pidana Pemalsuan, Penipuan, Penggelapan dan Pencucian Uang yg menjerat Pablo Putra Benua Suami dari Rey Utami.

1. NIK KTP 3276050808800001 an. Pablo Putra Benua bukan atas nama yg bersangkutan melainkan an. Pardamean warga Depok. Verifikasi data dilakukan oleh pihak Disdukcapil.

2. Data KTP an. Pablo Putra Benua, kalau Scan Mata dilakukan maka data yg keluar an. Frederick Anggasastra Warga Medan.

3. Akte Pendirian Perusahaan Nomor : 81, tgl 29 April 2013 terdaftar an. Ridwan Ahmal bukan an. PT. Inti Benua Indonesia. Verifikasi dilakukan oleh tim Investigasi.

4. Pengecekan Data dari situs resmi Ditjen AHU bahwa Nama perusahaan PT. Inti Benua Indonesia tidak terdaftar di KEMENKUMHAM.

5. NPWP 71.470.846.8.412.000 an. PT. Inti Benua Indonesia tidak terdaftar. Informasi Akurat dari Dirjen Pajak.

6. Surat Keterangan Leasing dari ACC Finance berdasarkan Nomor Rangka dan Nomor Chasis serta Nopol Kendaraan, yakni membuktikan bahwa unit Mobil yg selama ini digembar gemborkan dibeli melalui ATPM maupun Principal secara Cash ternyata pengadaan unit mobil tersebut dilakukan melalui pihak Leasing yaitu dengan kata lain pembelian secara KREDIT.

Maka dengan adanya bukti tsb bahwa perjanjian Notaris kantor perwakilan dengan pihak Konsumen otomatis jadi bermasalah dan terjadi WANPRESTASI. karna dalam perjanjian tsb Pihak Pertama manjamin surat kendaraan seperti Faktur dan BPKB disimpan oleh pihak pertama dalam hal ini bukan pihak leasing.

7. Total Kerugian Sementara :

      – Madiun : 3,5 M

      – Kupang : 320jt

      – Samarinda : 180jt

      – Banjarmasin : 80jt

        Jumlah : 4.080.000.000,-

Jumlah kerugian belum termasuk modal awal kantor, sewa tempat, gaji karyawan dan operasional kantor selama PT. ibis didirikan di daerah masing-masing

Note : ini hanya 4 cabang, bayangkan kerugian yang terjadi kalau sisa 17 dari 21 cabang kantor perwakilan seluruh Indonesia menuntut semua. Dan para member Chief Marketing Officer (CMO) disistem jaringan juga ikut melaporkan karena sudah menyetor dana sebesar Rp 2.250.000 per member, dikali aja 2.000 member (menurut Bpk. Ngatmono dari hasil rapat mereka diDepok) kira-kira 4,5M sudah dana masyarakat yg dihimpun oleh PT. ibis. Blm lagi Frenchase pembukaan Cabang KPA 80jt dan KPR 250jt. Dan jangan lupa dana Nasabah yg sudah mendapat mobil, mereka sudah stor 54% dari total harga kendaraan yg ditawarkan ditambah biaya admin serta ongkos kirim. Berapa.. ?,  

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!