Selain Raffi Ahmad, Deddy Corbuzyer dan Ahmad Dhani juga Diduga Menunggak Pajak – Fajar Seleb
News

Selain Raffi Ahmad, Deddy Corbuzyer dan Ahmad Dhani juga Diduga Menunggak Pajak

JAKARTA-  Raffi Ahmad dan istrinya Nagita Slavina orang pertama yang tengah diincar Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta. Keduanya diduga menunggak pajak kendaraan mewah.  Selain pasangan suami istri ini, ada beberapa artis lainnya yang sedang dibidik

Seperti dilansir Indopos (Jawapos Grup/Fajar), Kamis (24/8), setidaknya ada tujuh seleb lagi yang sudah masuk radar BPRD DKI.

Aktor Anjasmara dan keluarga tercatat menunggak pajak Toyota Fortuner, dua Kijang Innova, Isuzu Panther, dan Honda S90.

Presenter Tukul Arwana juga menunggak. Honda GL 125 K yang pajaknya habis Oktober 2016 belum dibayar.

Kemudian ada Roro Fitria dengan Porsche Boxter-nya, yang menunggak pajak sejak 2015.

Artis Bella Sophie juga tercatat memiliki Toyota Vellfire yang pajaknya belum dibayar sejak 2015, serta Ferrari yang belum didaftarkan ke kepolisian.

Gading Marten yang bernama asli Angling Gading juga tercatat memiliki Jeep Wrangler, Toyota Alphard, dan sebuah vespa Piaggio yang pajaknya belum dibayar.

Ada pula Ahmad Dhani yang tercatat memiliki Mitsubishi Lancer, Honda Jazz, Chrysler Neon dan Chrysler 300 yang pajaknya sudah lama mati.

Pesulap Deddy Corbuzier juga punya Toyota Vellfire yang pajaknya jatuh tempo sejak 30 Juni 2014.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta (BPRD) Edi Sumantri mengatakan, pihaknya mengincar artis-artis ini karena tahu mereka adalah kelompok pemilik kendaraan mewah yang nilai pajaknya cukup signifikan.

Dia mengungkapkan, kebanyakan kalangan pelaku industri kreatif memiliki lebih satu kendaraan. Hal itulah yang dirasa Edi penting dan efektif untuk menyasar pajak kepada mereka.

“Kami menyasar mobil mewah kan karena efektif, hasilnya lebih besar. Satu mobil mewah itu pajaknya bisa Rp 100 juta, bisa Rp 150 juta,” kata Edi.

Para artis dan seluruh pemilik kendaraan di Jakarta ini diimbau untuk membayar pajak sebelum tanggal 31 Agustus 2017, memanfaatkan masa pemutihan denda keterlambatan.

Lewat tanggal itu, BPRD dan kepolisian akan menindak dengan cara menilang hingga menarik kendaraan mereka. (wok)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!