Hotman Paris Bebaskan Klien Miskin Tanpa Bayaran – Fajar Seleb
News

Hotman Paris Bebaskan Klien Miskin Tanpa Bayaran

JAKARTA-  Agustinus Tai Hamdamai, pria 25 tahun ini disangkakan membunuh bocah 8 tahun bernama Angeline di Bali pada tahun 2015 silam.

Pria yang akrab disapa Agus ini merupakan pembantu di Rumah Angelina. Ia disangkakan membunuh Angeline hingga memperkosanya. Namun pengacara kodang Hotman Paris baru saja membebaskan Agus dari tuduhan itu.

Yang mengesankan lagi, Hotman Paris ternyata tidak dibayar sepersen pun dalam membantu Agus, sebab Agus disebut-sebut berasal dari keluarga Miskin. Kabar ini diketahui lewat akun intagram anti_jamahliar.

“Untung ada Pak Hotman Paris yg membantu mengungkap pelaku pembunuhan engeline  salut ya sama bapak ini… ternyata rela bekerja tanpa dibayar untuk membela kebenaran… Motif dibalik pembunuhan engeline adalah harta warisan.
Hotman Paris juga mengakuinya, bahwa selama Ia mendampingi Agus tak dibayar sepersen pun. Setelah Agus dibebaskan, pria tersebut bersujut di kakinya seraya mengucapkan terimakasih.

Momen tersebut, dikatakan Hotman Paris sebagai bayaran termahal yang pernah ada.

 

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on

“Apa honor pengacara yang termahal yang pernah saya terima bahkan lebih mahal dari harga lamborghini? Inilah honorku paling mahal di dunia. Lihat foto saat klienku Agus pemuda miskin dari Sumba bersujud memeluk kakiku mengucapkan terima kasih di depan sidang pengadilan Denpasar.” Tulis Hotman Paris melalui akun intagram miliknya.

Pada 2015 lalu, Hotman Paris ikut bergabung dengan Haposan Sihombing membela Agus Ta dalam kasus pembunuhan Engeline.

Menurut Haposan, bergabungnya Hotman akan membuat kasus ini semakin terang benderang. Ia pun mengaku tak dibayar sepersen pun.

“Kami tidak dibayar. Kami bergerak untuk kebenaran dan sesuai dengan hati nurani,” ujarnya Haposan Sihombing, Rabu (24/6/2015).

Menurut Haposan, dirinya merupakan pengacara penunjukan langsung dari Polresta Denpasar untuk mendampingi Agus dalam kasus ini.

“Hotman Paris bergabung karena menganggap ada yang ganjil dalam kasus ini. Seharusnya ada penetapan tersangka lain,” tambahnya.

(dal/fajar)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!