HIT & RUN, Komedi Seru Aksi Polisi Narsis – Fajar Seleb
hiburan

HIT & RUN, Komedi Seru Aksi Polisi Narsis

Oleh: Jeri Wongiyanto
Pecinta dan Pengamat Film

AKTOR Joe Taslim, akhirnya punya panggung sendiri. Sebagai pemeran utama, ia bebas beraksi, bebas memamerkan bakatnya yang ternyata memang mumpuni, Selain jago beladiri, ia ternyata juga bisa bertingkah konyol dan mengundang gelak tawa, hebatnya ia juga bisa bernyanyi. Semua aksi itu hanya dapat Anda saksikan dalam film komedi aksi terbaru “Hit & Run”.

Adalah Tegar (Joe Taslim) polisi tangguh dan berprestasi di kesatuannya. Ia juga polisi yang narsis, dipercaya sebuah stasiun TV menjadi host acara reality show menampilkan aksi polisi dalam menumpas kejahatan, yang disiarkan live dan tanpa rekayasa.

Kali ini Tegar menangani kasus kaburnya gembong narkoba kelas kakap bernama Coki (Yayan Ruhian).Dari seorang informan bernama Lio (Chandra Liow) satu-satunya pembuka jalan untuk masuk ke gembong Coki, melalui penyanyi dangdut cantik Meisa Sandriana (Tatjana Saphira). Tegar sendiri memiliki dendam pribadi dengan gembong Coki, adiknya Mila (Nadya Arina) menjadi korban narkoba milik Coki, Mila mengalami overdosis dan terkena gangguan fungsi otak.

Tegar harus memutar otak memecahkan kasus ini, dengan bantuan Lio, Meisa dan seorang pemuda yang juga korban narkoba bernama Jefri (Jefri Nichol). Akankah mereka berhasil membekuk Coki dan gembongnya?

“Hit & Run”, adalah aksi komedi dengan paket lengkap. Adegan-adegan aksi digarap dengan ciamik dan baik, meledak-ledak brutal juga sadis. Komedi satir pun bertebaran di sepanjang film. Di tengah aksi perkelahian serius, komedi slapstick dan umpatan disisipkan berhasil mengundang tawa. Ditangani tim koreografi Uwais Team (The Raid), menjadikan adegan perkelahian film ini menjadi menarik.

Sutradara Ody C. Harahap sukses menggarap genre action komedi pertamanya ini dengan lihai dan cerdik. Nyaris semua adegan aksi, mulai dari perkelahian, kejar-kejaran mobil, baku tembak terlihat keren di layar, editing yang bagus karya Alibe Jusria juga sinematography yang menawan ditangani Padri Nadeak membuat film ini mempunyai visual yang kuat.

Joe Taslim tampil berbeda di film ini, ia tampil keren sekaligus konyol, mampu mengundang gelak tawa, narsis sekaligus menggelikan. Akting Chandra Liow patut dicatat, Youtuber ini berhasil mengimbangi akting Joe Taslim. Ia berhasil memerankan penipu yang cerewet dan banyak tingkah. Sebagai penyanyi manja yang penuh sensasi, Tatjana Saphira juga sangat menghibur, ia bisa tampil norak, sok manja, namun tetap penuh pesona. Sementara aktor Jefri Nichol harus keluar dari zona nyamannya, cukup memberi warna film ini.

Hasil kolabrorasi Upi dan Fajar Putra yang menulis skenario film ini memiliki alur cerita yang padat dan mengalir, namun klimaks film terasa agak hambar dan kurang surprise. Untung saja, tidak ada scene yang membosankan dalam film ini, jadi tetap menarik dan seru untuk disaksikan. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!