Si Manis Jembatan Ancol: Versi Baru yang Lebih Logis dan Segar – Fajar Seleb
Film & Musik

Si Manis Jembatan Ancol: Versi Baru yang Lebih Logis dan Segar

Oleh Jeri Wongiyanto (Pengamat Film)

MENUTUP tahun 2019, Sutradara Anggy Umbara merilis reboot film Si Manis Jembatan Ancol.dengan konsep berbeda, lebih fresh dan lebih memikat. Anggy benar-benar akan memanjakan mata penoton dengan alur ceriota yang baru, penuh kejutan yang tak disangka-sangka.

Dikisahkan, rumah tangga Maryam (Indah Permatasari) dan Roy (Arifin Putra) suaminya sedang tidak harmonis dan diambang kehancuran. Maryam sendiri sebenarnya adalah istri yang baik, sedangkan  Roy digambarkan sebagai seorang suami yang posesif. Hari ke hari hubungan rumah tangga Maryam dan Roy makin renggang.Roy sering marah-marah tanpa sebab, hingga Maryam sering sedih akibat perbuatan Roy.  Suatu ketika, Maryam bertemu pelukis bernama Yudha (Randy Pangalila), yang sedikit banyak membuat kesedihannya terobati.

Perhatian Yudha membuat Maryam melupakan perlakuan buruk suaminya, Maryam merasa nyaman. Di sisi lain, Roy sedang menghadapi masalah finansial rumit yang membuatnya terpaksa berhutang dengan rentenir yang diperankan Ozi Syaputra.
Roy terdesak harus menyelesaikan hutang-hutangnya, ia mengambil jalan pintas dengan melenyapkan istrinya sendiri. Di sini, adegan drama pembunuhan Maryam dikembangkan menjadi lebih seru dan menegangkan.

Arwah Maryam yang tewas mengenaskan, gentayangan dan meneror orang yang berbuat jahat padanya dengan caranya sendiri..!
Sekali lagi Anggy Umbara berhasil membuat reboot yang lebih bagus dari versi sebelumnya, ia membuat sesuatu yang baru, jauh dari kisah Maryam terdahulu. Penonton diajak menikmati kisah asal usul Maryam yang lebih logis. 
Penampilan Indah Permatasari sebagai Maryam, patut diberi apresiasi, ia menjadi kekuatan film ini. Berhasil mengaduk emosi penonton, bahwa ia memang pantas membalas dendamnya.

Ia tak hanya dituntut tampil sebagai hantu yang menyeramkan, tapi juga harus bisa melakoni adegan-adegan kekerasan.
Untuk membuat cerita lebih adem di tengah suasana yang mencekam, ditampilkan pula komika-komika beken seperti Arief Didu, Ananta Rispo, Anyun Cadel dan Tomy Babap. Mereka tampil memainkan selipan humor yang natural, tidak mengada-ngada.

Walaupun ceritanya lebih sederhana, skenarionya tersusun rapi. Anggy bisa memainkan ritme horor dengan waktu yang tepat, juga tahu betul kapan waktunya meneror penonton. Yang ingin bernostalgia dengan Si Manis,  jangan lewatkan film yang mengisi liburan akhir tahun ini,.(*) 

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!