Polisi Sudah Periksa 17 Saksi Terkait Meninggalnya Ibunda Rizky Febian

SELEB.FAJAR.CO.ID – Kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang dilakukan Rizky Febian terkait meninggalnya Lina Jubaedah yang diduga tidak wajar. Selain melakukan otopsi jenazah, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi.

Sedikitnya sudah ada 17 saksi yang berhasil dimintai keterangan oleh penyidik dari Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat. Para saksi tersebut terdiri dari saksi pelapor yaitu Rizky Febian, dokter Rumah Sakit Al Islam, satpam, orang yang memandikan jenazah Lina, dan yang lainnya.

“Sudah ada 17 saksi yang sudah dimintai keterangan. Terakhir dokter Rumah Sakit Al Islam yang kami mintai keterangan,” ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Saptono Erlangga kepada wartawan, Rabu (22/1).

Dokter Rumah Sakit Al Islam Bandung diminta keterangannya lantaran Lina sempat dilarikan ke rumah sakit tersebut sebelum akhirnya meninggal dunia. Penyidik merasa perlu untuk mendapatkan informasi dari dokter yang menangani untuk mengetahui kondisi terakhir Lina.

Sudah cukup banyak saksi yang diperiksa, kini penyidik tengah menunggu hasil otopsi atas jenazah Lina yang kemungkinan akan keluar dalam waktu dekat. Hasil otopsi sangat penting karena akan mengungkap fakta penyebab meninggalnya istri Teddy tersebut.

Jika hasil otopsi menyatakan bahwa kematian Lina tidak wajar, maka polisi akan mengembangkan kasus ini.

“Karena tugas penyelidik membuat terang suatu tindak pidana,” ucap Saptono Erlangga lebih lanjut.

Seperti diketahui, Lina Jubaedah yang merupakan ibunda dari penyanyi Rizky Febian dan Putri Delina meninggal pada Sabtu, 4 Januari 2020. Ia menghembuskan napas terakhir pada waktu Subuh setelah sempat pingsan di rumah dan dilarikan ke Rumah Sakit Al Islam, Bandung, Jawa Barat.

Penyebab meninggalnya Lina awalnya disebut karena darah tinggi dan adanya permasalahan pada bagian lambung. Namun, belakangan Rizky Febian mempertanyakan penyebab meninggalnya Lina yang menduga ada ketidakwajaran. Sehingga dia pun membuat lapora polisi ke Polrestabes Bandung, Jawa Barat pada 6 Januari 2020. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono