Penyelenggara Indonesia Idol Pasrah Jika BCL Tak Hadir di Grand Final

SELEB.FAJAR.CO.ID – Bunga Citra Lestari atau BCL kini masih berduka atas meninggalnya Ashraf Sinclair pada 18 Februari 2020, akibat mengalami serangan jantung.

Pihak penyelenggara Indonesian Idol memberikan kebebasan kepada BCL akan hadir atau absen di malam grand final yang akan digelar pada 24 Februari mendatang.

Maia Estianty, Judika, Ari Lasso dan Bunga Citra Lestari atau BCL diketahui menjadi juri di ajang Indonesian Idol musim kesepuluh. BCL dalam sesi jumpa pers beberapa hari lalu di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, absen lantaran Ashraf kala itu baru saja meninggal.

Pada malam grand final Indonesian Idol yang akan digelar pada 24 Februari mendatang, pihak penyelenggara pasrah jika BCL tidak dapat hadir. Mereka sangat memahami kondisi ibunda Noah yang masih sangat syok dan terpukul kehilangan Ashraf yang begitu mendadak.

“Untuk Unge kita sangat menghargai dan kita sama-sama punya hati yang sama. Namanya sebuah duka yang sebetulnya bukan cuma dukanya Unge, tapi juga buat kami keluarga Indonesian Idol. Kami memberikan keleluasan untuk Unge, apapun keputusan yang akan dia ambil,” kata Dini Putri.

Pada putaran babak grand final, kini tersisa dua orang finalis yang siap bertarung untuk memperebutkan gelar sang juara. Keduanya adalah Lyodra dan Tiara. Andai saja BCL memutuskan untuk absen pada malam grand final, hal itu katanya tidak akan berpengaruh besar pada performa ajang kompetisi menyanyi ini.

“Untuk tanggal 24, opsi ada atau tidak adanya (BCL) menurut kita juga bukan porsi paling besar. Karena secara babak itu adalah babak terakhir dan untuk dua grand finalis ini babak yang paling challenging. Nanti Insya Allah kalau Unge udah siap, oke. Kalau belum, kita juga enggak apa-apa. Kita sangat mengerti itu,” paparnya. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono
Loading...