Sujiwo Tedjo: Dokter Reisa Penuhi Kebutuhan Pokok Rakyat Indonesia

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Sejak berdiri di podium Tim Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro langsung mencuri perhatian publik. Penunjukan dokter Reisa dinilai merupakan strategi komunikasi yang tepat.

Parasnya yang cantik, senyum menawan, cerdas, berkarakter dan komunikatif menjadi nilai plus bagi dr Reisa. Good looking dan latar belakang profesionalnya yang berkaitan dengan kesehatan menjadi daya tarik publik untuk lebih aware terhadap bahaya virus Covid-19.

Bahkan budayawan, seniman, aktor, penulis, sekaligus Presiden Jancukers Sujiwo Tedjo pun menyebut dr Reisa sebagai pemersatu bangsa yang sesungguhnya.

Dalam tweetnya, Sujiwo Tedjo secara tegas dan lugas menyatakan sepakat jika kehadiran dr Reisa membawa angin segar bagi rumitnya penanganan Covid-19 di tanah air.

“Setuju.. saat ini kita butuh pemersatu bangsa.. dan dokter Reisa Broto Asmoro memenuhi kebutuhan pokok rakyat Indonesia tersebut,” cuit Sujiwo Tedjo di akun Twitter pribadinya, Rabu (10/6/2020).

Dilihat dari namanya saja, dr Reisa telah memancarkan aura positif bagi siapa saja yang menatap matanya. Pembawaannya yang tenang dianggap mampu mempersatukan kelompok yang bimbang.

“Broto maknanya dekat-dekat dengan keheningan pertapaan. Asmoro cinta. Kita butuh persatuan yang hening di dalam cinta,” jelas penulis buku Tembang Tali Jiwo itu.

Cuitan Sujiwo Tedjo itu lantas disambut beragam tanggapan warga Twitter. Ada yang sepakat, tapi ada juga yang malah menjahili sang dalang.

“Pandemi memang harus dihadapi dengan keheningan cinta yo, mbah?” tanya netizen.

“Kalo sudah mbah tedjo menafsirkan, itu artinya ‘sekalian aja gini’ hahaha,” sahut lainnya.

“Aku baca arti namanya dokter Reisa kok baper sendiri…”

Reisa Broto Asmoro resmi bergabung dengan Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mendampingi juru bicara Achmad Yurianto.

Sebelum berkecimpung di dunia kedokteran, perempuan kelahiran 1985 itu sempat mengikuti kontes Putri Indonesia pada 2010. Dalam ajang itu, Reisa menyabet gelar Putri Lingkungan.

Reisa menempuh pendidikan kedokterannya di Universitas Pelita Harapan dan Universitas Indonesia. Kemuculan pertamanya di layar kaca saat ia bersama dr Ryan Thamrin (almarhum) memandu program Dr Oz Indonesia. Sejak itu karirnya terus melesat. (endra/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : endra mardani