Teatrikal Jokowi Marahi Menteri, Ernest: Kayak Publicity Stunt

SELEB.FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Presiden Joko Widodo geram lantaran kinerja kabinet menanggulangi virus Covid-19 minim inovasi, tanpa adanya gebrakan berarti.

Jokowi mendesak para menterinya bekerja ekstra keras. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyebut, selama tiga bulan terakhir ini Indonesia berada dalam krisis akibat pandemik Covid-19. 

“Suasana dalam tiga bulan ke belakang ini dan ke depan, mestinya yang ada adalah suasana krisis. Kita juga mestinya semuanya yang hadir di sini sebagai pimpinan, sebagai penanggung jawab, kita yang berada di sini ini bertanggung jawab kepada 267 juta penduduk Indonesia,” tegas Jokowi.

“Ini tolong digaris bawahi, dan perasaan itu tolong kita sama. Ada sense of crisis yang sama,” lanjutnya.

Puncak kemarahannya bahkan Jokowi menggertak tak segan mengambil langkah extraordinary termasuk reshufle kabinet.

Komika Ernest Prakarsa turut merespons sikap geram Jokowi di hadapan para menteri. Ia mengaku antipati melihat kemarahan orang nomor satu pemerintahan Indonesia itu.

“Jujur gw udah mati rasa liat presiden marah-marahin menteri,” cuit Ernest di laman Twitternya, Senin (29/6/2020).

Bahkan sutradara dan bintang film itu menilai kemarahan Jokowi yang dipublish ke publik itu terkesan seperti aksi publis belaka. Ketimbang marah-marah, Ernest menginginkan Presiden melakukan sesuatu yang riil untuk kesejahteraan rakyat.

“Lebih terkesan kayak publicity stunt. Mending nunggu sesuatu yang riil, baru kasih apresiasi,” pungkas Ernest lugas. (endra/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : endra mardani